goblogt

Minggu, 29 Januari 2012

Menerapkan Prinsip-Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Penggunaan TIK


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada penyusun sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah yang berjudul Menerapkan Prinsip-Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Penggunaan TIK” disusun dalam rangka memenuhi tugas Tugas Mata Pelajaran TIK.
Pada kesempatan ini, penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1.      yang telah membimbing penulis selama kegiatan berlangsung.
2.      Rekan-rekan yang telah membantu menyusun makalah ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis merasa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka penulis memohon adanya saran dan kritik  untuk kemajuan penulis dimasa yang akan datang. Semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Amin.



Rancah ,08 November 2011


    Penulis 


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................ 1
DAFTAR ISI............................................................................................................ 2
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................... 3
A.    LATAR BELAKANG................................................................................ 3
B.     RUMUSAN MASALAH............................................................................ 4
C.    TUJUAN...................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 5 
A.    KOMPUTER DAN KESEHATAN........................................................... 5
B.     GANGGUAN KESEHATAN..................................................................... 6
C.    KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)........................... 8
D.    MENGATUR POSISI TUBUH................................................................. 10
E.     BAGIAN-BAGIAN DARI TEKNOLOGI INFORMASI........................ 12

BAB III PENUTUP................................................................................................. 15
A.    KESIMPULAN............................................................................................ 15
B.     SARAN......................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 16




BAB 1
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Komputer merupakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Pada saat ini hampir di setiap aspek pekerjaan selalu menggunakan komputer sebagai fasilitas utama. Fungsi komputer yang tadinya adalah untuk menghitung saat ini lebih diindentikkan dengan kegiatan ketik mengetik. Namun diluar daripada itu, para remaja yang telah mengenal komputer lebih cenderung memanfaatkan internet sebagai sarana pertemanan. Berkomunikasi dan mencari teman di salah satu blog pertemanan seperti friendster atau facebook misalnya.
Kegiatan apapun itu yang berhubungan dengan komputer, sedikit banyak membuat mereka bertahan duduk lebih lama menghadap perangkat komputer tersebut. Bermenit-menit bahkan berjam-jam tanpa sadar waktu terlewat begitu saja.
Penggunaan komputer yang terus menerus dapat menyebabkan keluhan-keluhan pada beberapa anggota tubuh. Misalnya terasa pada otot leher yang kaku dan pegal semua. Mata yang terasa kabur, dan sebagainya. Tanpa kita sadari, perangkat komputer sebenarnya dapat menimbulkan penyakit karena pemakaiannya. Mulai dari tata letak meja dan kursi, layar monitor,  keyboard dan printer merupakan peralatan yang dapat menimbulkan penyakit pada pemakaiannya.
Penulis mengambil tema “Menerapkan Prinsip-Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Penggunaan TIK”  untuk mengingatkan kembali kepada pengguna untuk bisa menerakan prinsip-prinsip K3.






B.     RUMUSAN PERMASALAHAN
Adapun rumusan masalahnya, yaitu:
1.      Apa pengertian komputer dan kesehatan?
2.      Apa saja gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer?
3.      Apa pengertian kesehatan dan keselamatan kerja (K3)?
4.      Bagaimana mengatur posisi duduk yang benar?
5.      Apa saja bagian-bagian dari teknologi informasi yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja?


C.    TUJUAN
Dalam makalah ini bertujuan untuk:
1.      Mengetahui pengertian komputer dan kesehatan.
2.      Mengetahui apa saja gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer.
3.      Mengetahui pengertian kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
4.      Mengetahui cara mengatur posisi duduk yang benar.
5.      Mengetahui bagian-bagian dari teknologi informasi yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja.















BAB 2
PEMBAHASAN

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam TIK

K

Kemajuan ilmu dan teknologi mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia dan disisi lain dapat menyesatkan hasil peradaban dan kebudayaan yang tercipta. Dengan demikian menguasai teknologi (komputer) yang disinergikan dengan internet menjadikan manusia dapat menguasai dunia. Namun sebagai perangkat teknologi, komputer juga dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penggunanya.
A. Komputer dan Kesehatan
Di satu sisi keberhasilan/kemajuan ilmu dan teknologi mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia, dan di sisi lain dapat menyesatkan dan memporak-porandakan serta meluluh-lantahkan hasil peradaban dan kebudayaan yang telah tercipta. Salah satu teknologi yang dimaksud adalah komputer. Sebuah karya jenius Howard Aiken tahun 1944 dan dikenal sebagai tipe Harvard Mark I Computer / Aikens Digital komputer.
Komputer merupakan suatu rangkaian peralatan elektronik yang bekerja secara bersama-sama, dapat melakukan rangkaian pekerjaan secara otomatis melalui intruksi / program yang diberikan kepada komputer, alat pengolah data menjadi informasi melalui proses tertentu.
Komputer sebagai produk dan sebagai teknologi memiliki keunggulan antara lain :
1) mampu berakses dengan cepat dan tepat,
2) menghasilkan informasi dari data yang lampau,
3) mampu memproses data yang sangat besar menjadi informasi
4) mampu menyimpan data yang sangat banyak (sampai dengan giga byte),
5) mampu melakukan importing dan exporting data yang dirancang secara khusus.


Dengan hadirnya karya teknologi ini proses-proses konvensional mulai ditinggalkan masyarakat. Kecanggihan produk ini seakan tidak dapat disangkal mengingat seluruh segmen kehidupan tersentuh oleh produk teknologi ini dari kegiatan memerah susu sampai strategi perang. Produk ini mampu mengatasi hambatan ruang dan waktu yang dihadapi oleh manusia. Dengan demikian guru bukan merupakan satu-satunya sumber belajar bagi siswa.
Komputer dan multimedia sebagai medium internet pun (1969 dan populer tahun 1992) seakan menjadikan dunia hanya sekepalan tangan. Filosofi yang mmenyatakan siapa yang menguasai informasi maka ia akan menguasai dunia.
Dengan demikian menguasai komputer yang disinergikan dengan internet menjadikan manusia dapat menguasai dunia. Namun sebagai perangkat teknologi, komputer juga menimbulkan masalah kesehatan bagi penggunanya. Untuk itu ada prosedur agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan dan keselamtan kerja.
B. Gangguan Kesehatan
Dalam dunia industri atau perkantoran besar yang menggunakan komputer dalam jumlah yang banyak, kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi faktor yang sangat penting. Para pengguna komputer pribadi pun perlu menerapkan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada. Seorang yang sehari-hari menggunakan komputer baik untuk pekerjaan, pendidikan, ataupun hobi tetap harus memperhatikan prinsip-prisip kesehatan agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.
Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer adalah:
1.      Gangguan pada mata
2.      Gangguan pada kepala
3.      Gangguan pada tangan
4.      Gangguan pada badan
Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan adalah monitor seperti kita ketahui layar monitor memancarkan radiasi atau pemancar partikel-partikel elementer dan energi radiasi. Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga atom menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di tubuh kita. Radiasi yang dipancarka monitor komputer antara lain berupa :
1.      Sinar-X
2.      Sinar Ultraviolet
3.      Gelombang mikro
4.      Radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendah
Gangguan kesehatan yang diduga timbul akibat radiasi komputer adalah penyakit katarak. untuk itu, setiap pengguna komputer perlu mengatur waktu pemakaian komputer. Jika kalian harus bekerja didepan komputer dalam jangka waktu yang lama,usahakan untuk mengatur waktu jeda agar tidak terus menerus menatap layar komputer.
          Selain radiasi yang ditimbulkan oleh komputer, kita perlu memerhatikan pula faktor-faktor lain yang berpotensi menimbukan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh,posisi perlatan,pencahayaan ruangan, dan kondisi linkungan (suhu,kualitas udara,dan gangguan suara). Menggunakan komputer  dengan posisi tubuh yang benar, akan memberikan kenyamanan saat bekerja. Dengan posisi tubuh yang rileks, kita dapat bekerja secara efektif dan kesehatan kita pun akan terjaga.


C.    Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), adalah suatu aspek yang harus pertama kali menjadi perhatian setiap melakukan kegiatan apapun, termasuk ketika berkerja dengan komputer. Penelitian telah mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat mnyebabkan gangguan kesehatan bahkan keselamatan. Oleh karena itu, K3 merupakan aspek yang harus menjadi perhatian apabila bekerja dengan komputer.
Penggunaan komputer saat ini semakin luas, tidak hanya digunakan dikantor-kantor, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan sekolah-sekolah, tetapi juga telah digunakan dirumah-rumah tangga untuk membantu aktivitas sehari-hari. Meskipun demikian, aspek K3 belum menjadi perhatian dari para pengguna komputer.
Walaupun banyak manfaat yang diperoleh dari pengunaan komputer, namun belum banyak yang menyadari dampak atau masalah yang ditimbulkan dari penggunaan komputer. Masalah yang dimaksud disini adalah penyakit-penyakit yang lama secara terus menerus.
a. Penelitian yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa pengguna komputer dapat menderita nyeri kepala, nyeri otot, dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, dan pinggang bagian bawah.
b. Selain itu, penggunaan komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah, berair, nyeri, dan bahkan ganguan penglihatan.
Posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan sangat mempengaruhi kesehtan, keselamtan, dan kenyamanan saat berkerja dengan komputer.
Dari sisi keselamatan kerja, harus menyadari bahwa komputer yang digunakan dihubungkan dengan listrik yang mempunyai tegangan tinggi. Maka dengan itu harus berusaha mencegah terjadinya resiko tersengat listrik. Untuk itu harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari sengatan listrik, juga harus memperhatiakn kabel-kabel dari kemungkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran dan rusaknya peralatan komputer. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk terhindar resiko bekerja dengan komputer adalah sebagai berikut:
1. Aturlah posisi tubuh saat berkerja dengan komputer sehingga merasa aman.
2. Aturlah posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga memberi rasa nyaman.
3. Makan, minum dan istirahatlah yang cukup. Jangan menahan-nahan buang air kecil karena terlalu asyik berkerja dengan komputer.
4. Sesekali gerakkanlah badan untuk megurangi ketegangan otot dan pikiran. Olah ragalah secara teratur.
5. Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata.
D. Mengatur Posisi Tubuh
Bahwa posisi tubuh saat berkerja denagn komputer sangat berpengaruh pada kesehatan. Dengan mengetahui posisi tubuh yang memenuhi syarat K3, maka dapat mengatur posisi komputer dan penunjang agar dapat memberikan rasa nyaman.
1.      Posisi Kepala dan leher
Pada saat berkeraja dengan komputer, posisi kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung kelayar monitor. Leher tidak boleh membungkuk atau mengadah karena hal ini dapat menyebabkan sakit pada leher.
2.       Posisi Punggung
Posisi punggung yang baik saat menggunakan komputer adalah posisi punggung yang tegak, tidak miring ke kiri atau ke kanan, tidak membungkuk dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang. Untuk mendapatkan posisi punggung yang baik, seharusnya ditunjang dengan tempat duduk yang baik dan nyaman.
3.      Posisi Pundak
Posisi pundak yang baik adalah posisi pundak yang tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu ke bawah. Bila otot-otot di bahu masih tegang, ini berarti posisi pundak belum benar.
4.      Posisi Lengan dan siku
Posisi lengan yang baik adalah apabial dapat mengetik dan menggunakan mouse yang nyaman. Masing-masing orang mempunyai posisi nyaman tersendiri. Posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada disamping badan dan siku membentuk sudut yang lebih besar dari 90 derajat.
5.      Posisi tangan dan pergelangan tangan
Posisi tangan dan pergelangan tangan ketika menggunakan mouse dan keyboard haruslah benar agar pergelangan tangan tidak mudah cape. Posisi menggunakan mouse yang benar adalah memegang mouse secara ringan dan klik dengan tegas. Gerakan mouse dengan lengan, jangan hanya dengan pergelangan tangan. Jangan tumpukan pergelangan atau lengan bagian depan di meja ketika menggerakan mouse. Sedangkan posisi keyboard yang benar adalah mensejajarkan pergelangan tangan dengan telapak tangan. Upayakan pergelangan tangan dengan telapak tangan. Lemaskan pergelangan tangan anda seperti mengambang jangan tegang.
6.      Posisi Kaki
Pada saat bekerja dengan komputer, kaki harus dapat diletakan di lantai atau sandaran kaki dengan seluruh tapak kaki menyentuh lantai dan siku yang membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.



E. Bagian-bagian dari teknologi informasi yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja
1. Monitor
Monitor komputer pada umumnya menggunakan tabung gambar (CRT) yang dapat menyebabkan intensitas cahaya yang dipancarkan oleh monitor cukup tinggi untuk diterima oleh retina mata manusia.
Oleh karena itu, bagian dari perangkat ini harus memiliki layar anti radiasi, agar mata terhindar dari kerusakan karena radiasi sinar cahaya dari komputer.
Untuk mengurangi keluhan pada mata, ada beberapa layar monitor yang perlu diperhatikan.
a. Harus meletakan monitor sedemikian rupa diruangan sehingga layar monitor tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain.
b. Letakanlah monitor lebiih rendah dari garis hoizontal mata, agar tidak mengadah atau menunduk.
c. Aturlah cahaya monitor agar tidak terlalu terang dan gelap.
d. Sering-seringlah mengedipkan mata untuk menjaga agar mata tidak kering. Sesekali memandang jauh ke luar ruangan.
2. Mouse
Letak mouse yang benar adalah disamping keyboard. Sesuaikan tangan yang biasa anda gunakan untuk bekerja. Jika anda bekerja dengan tangan kiri, letakan mouse disebelah kiri keyboard dan aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui sistem operasi.
3.  CPU ( Central Processing Unit )
Bagian dari perangkat komputer ini tidak boleh langsung bersentuhan dengan tangan (basah) karena aliran listrik yang ada pada CPU dapat menyetrum manusia.
a. Tangan yang basah baik oleh air atau keringat tidak boleh langsung bersentuhan dengan CPU.
b. Aliran listrik yang ada pada CPU dapat menimbulkan setrum.
4. Kabel Komputer
Bagian dari perangkat komputer ini harus dihindari dari air, karena dapat menyebabkan korsleting. Korsleting ini dapat mengakibatkan hubungan arus listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.
5.  Keyboard
Penelitian menunjukan bahwa posisi keyboard merupakan salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendian. Penyebab nyeri otot dan tulang yang disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tertentu saja dalam waktu yang lama. Hal ini terutama apabila sedang bermain game.
Hindarkan tertumpahnya air pada keyboard yang dapat mengakibatkan :
a. Keyboard hange / rusak
b. Keyboard berlumut kekuning-kuningn dan tidak indah
c. Korsleting
Setelah kita tahu bagaimana posisi yang benar di depan komputer maka langkah berikutnya adalah bagaimana memperlakukan komputer. Komputer juga harus diperlakukan dengan baik supaya komputer yang kita gunakan tidak cepat rusak. Pertama komputer harus ditempatkan di tempat yang aman. Aman dari jangkauan anak-anak, aman dari api, aman dari penyinaran matahari secara terus menerus, dan aman dari percikan air.selanjutnya langkah penggunaan komputer pemakaian selalu diawali dengan memasang stop kontak untuk power supply, lalu hidupkan. Stop kotak sebaiknya tidak goyang dan mantap sehingga arus listrik tidak terganggu karena arus dari PLN langsung rata-rata 220 volt dan berbahaya bagi kita kanbel yang diperlukan cukup banyak jadi hindari kesemerautan, kabel dapat dirapikan dengan mengisolasinya tau mengikatnya dengan karet, hal yang harus diperhatikan adalah stabilizer, benda itu harus digunakan untuk arus listrik yang naik turun dan dapat menyebabkan kerusakan pada hardware. Sesudah stop kontak dipasang dilanjutkan dengan tombol ON/OFF perlakuan eperti ini disebut booting dingin, proses dingin ini sebaiknya digunakan dengan hati-hati dan berulang-ulang, tunggu sesaat karena komputer sedang menset sesuai BIOS dan mengecek perangkat komputer seperti monitor, keyboard, mouse, printer,dsb. Setelah dekstop siap, start ada pada kiri bawah layar, akan muncul menu pull down, kemudian pilih program yang akan muncul pada menu.


















BAB 3
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Dari uraian di atas penulis menyimpulkan bahwa kita perlu mengetahui ketentuan penggunaan perngkat keras komputer dan periferalnya demi kesehatan dan keselamatan kerja. Setting dan posisi perangkat keras serta posisi tubuh pada saat bekerja harus kita perhatikan agar terhindar dari dampak buruk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Kelainan atau kecerobohan dapat mendatangkan efek negatif yang dapat membahayakan kesehatan kita.
B.     SARAN
1.      Penggunaan komputerharus bisa menerapkan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
2.      Mengetahui tata cara penggunaan komputer agar tidak terjadi kelalaian atau kecerobohan yang dapat membahayakan kesehatan.













DAFTAR PUSTAKA


Tim penulis.2006.Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMA kelas
X.Jakarta:Widya Utama





1 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More